Jenis Ban Sepeda

Seperti kebanyakan komponen sepeda, ban sepeda telah dan telah menjadi obyek banyak perdebatan. Banyak sekali pendapat, baik berdasarkan bukti ilmiah atau preferensi pribadi, sehingga cukup sulit bagi pemula untuk membuat keputusan tentang ban apa yang akan dibeli. Bagian keputusan yang paling mudah adalah ukuran, atau lebih khusus lagi diameternya, karena ini akan ditentukan oleh ukuran pelek yang sudah terpasang pada sepeda. Bagian tersulit dari keputusan ini adalah lebar yang akan ditentukan oleh jenis berkendara yang dilakukan pada mereka. Bagaimanapun, kebanyakan ban memiliki ukuran yang dicap di samping, biasanya terdiri dari dua angka, yang pertama adalah diameter dan yang berikutnya, lebarnya.

Ban sepeda untuk sepeda jalan raya biasanya berukuran 700c (secara teknis berdiameter 622mm). Sepeda yang digunakan untuk duathlons atau triathlon biasanya menggunakan 650c (diameter sekitar 559mm). Lebar untuk ban sepeda jalan raya biasanya berkisar dari 18mm hingga 27mm. Ban yang akan digunakan untuk touring atau perjalanan yang sangat jauh di medan yang bervariasi bisa mencapai lebar 35mm. Namun, kebanyakan kerangka sepeda balap hanya akan menggunakan ban yang lebarnya tidak lebih dari 27mm. Tekanan yang digunakan untuk ban ini berkisar dari 90 hingga sekitar 150 psi, membuatnya sangat keras dan tidak nyaman bagi pengendara biasa. Ban jalan jarang memiliki tapak, artinya permukaan karet akan mulus untuk menjaga area sesedikit mungkin yang bersentuhan dengan jalan. Ban ini menawarkan sangat sedikit atau tidak ada traksi sama sekali pada permukaan yang longgar seperti pasir atau kerikil.

Ban sepeda gunung di sisi lain biasanya berdiameter 26 inci dan lebarnya sedikit lebih dari satu inci hingga dua setengah inci. Ada juga sepeda gunung yang memiliki pelek 29 inci dan dengan cepat menjadi populer. Tekanan untuk ban ini berkisar dari 30 psi hingga setinggi 60 psi. Tekanan yang lebih rendah digunakan di jalan setapak yang membutuhkan lebih banyak traksi. Tapak ban sepeda gunung sangat tinggi, dirancang untuk memberikan cengkeraman maksimal pada permukaan yang paling longgar. Namun, mereka sangat bising saat digunakan di trotoar dan menawarkan banyak hambatan guling.

Ban yang paling umum digunakan untuk sepeda jalan raya atau sepeda gunung adalah clinchers, atau yang menggunakan tabung untuk menahan tekanan udara. Ban jalan kompetisi menggunakan desain tubular yang menggabungkan ban dan ban dalam menjadi satu kesatuan. Ban gunung tanpa tabung sekarang menjadi sangat umum tetapi, seperti ban tubular, ini akan membutuhkan pelek khusus yang cocok. Untuk melakukan perawatan sepeda yang benar , penting untuk memahami berbagai jenis ban ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *